Selasa, 15 Mei 2018

Kenali Acute Mountain Sickness

Mendaki gunung adalahsebuah kegiatan di luar ruangan yang lumayan populer untuk masyarakat Indonesia. Bahkan kegiatan mendaki gunung biasanya dijadikan kegemaran yang rutin dilaksanakan oleh beberapa orang.

"Namun dalam memanjat gunung, kita pun harus memperhatikan situasi tubuh kita, apakah pantas untuk memanjat atau tidak. Kenali juga sekian banyak  penyakit yang nantinya dapat menyerang pada ketika pendakian. Penyakit ini biasa dinamakan altitude illness atau penyakit ketinggian," kata Mountain Guide di Indonesia Expeditions, Rahman Muchlis pada acara 'Sharing Tips dan Pengalaman Mendaki Gunung di Atas 4.000 mdpl' di Consina Store Buaran, Jakarta, Sabtu (25/2/2017). 
Kenali Acute Mountain Sickness
Kenali Acute Mountain Sickness 


Penyakit elevasi yang seringkali menyerang semua pendaki di atas gunung ialah Acute Mountain Sickness atau biasa dinamakan AMS. "Hal-hal yang dapat menyebabkan pendaki terpapar penyakit ini ialah daya tahan tubuh pendaki terhadap perbedaan elevasi dan kecepatan pemanjatan yang tidak teratur," ujar Rahman. Menurut fenomena dan levelnya, AMS masih terbagi menjadi tiga kelompok yakni AMS ringan, AMS sedang dan AMS berat. 

Rahman menyatakan bahwa sejumlah 75 persen permasalahan yang ada, AMS ringan seringkali terjadi pada ketika pendaki memasuki elevasi 3.000 - 4.000 mdpl. Gejala timbulnya AMS ringan seringkali muncul 12-24 jam sesudah pendaki mendarat di elevasi tersebut. 

Gejala yang muncul seringkali berupa sakit kepala, mual, kehilangan nafsu makan, sesak nafas, istirahat terganggu, dan beda sebagainya. Solusi untuk menanggulangi hal ini ialah pendaki mesti tetap sadar dan tetap melakukan kegiatan ringan. "Disarankan guna tidak langsung tidur andai mengalami fenomena tersebut," kaa Rahman. Sementara AMS sedang, lanjut Rahman, bakal menyerang pendaki bila fenomena pada AMS rendah tidak terselesaikan dengan baik. Biasanya fenomena yang hadir pada AMS sedang, pendaki akan menikmati sakit kepala parah, mual disertai muntah, penurunan kesadaran (ataksia), dan beda sebagainya.  

Solusi andai pendaki merasakan gejala-gejala tersebut, segeralah turun ke lokasi yang lebih rendah guna proses penyesuaian elevasi atau aklimatisasi. "Hal ini mesti dilaksanakan untuk menghindari fenomena ataksia menjangkau titik puncaknya di mana si penderita tidak akan dapat berjalan dengan normal," ujar Rahman. Rahman melanjutkan, AMS berat terjadi saat si penderita merasakan sesak nafas dan kehilangan kesadaran total (penurunan kedudukan mental). Dalam permasalahan ini, pendaki tersebut telah tidak sadarkan diri dan mesti segera ditandu mengarah ke tempat yang lebih rendah dan mesti ditangani serius oleh petugas medis. 

"Sebenarnya guna menghindari penyakit AMS lumayan simpel. Pada ketika mendaki, biasakan guna berjalan cocok ritme, tidak terburu-buru atau tergesa-gesa. Hal ini berguna untuk tubuh membiasakan elevasi atau aklimatisasi. Sehingga kerja tubuh pun tetap berlangsung dengan normal," saran Rahman.

Senin, 14 Mei 2018

Tips Mendaki Untuk Pendaki Pemula

Pendakian gunung dijaman sekarang memang sudah menjadi trend atau lifestyle sendiri oleh kalangan anak muda. Banyak anak muda sekarang berlomba - lomba untuk mendaki gunung sebanyak mungkin untuk mendapatkan kepuasan tertentu. Kepuasan tertentu antara lain mendapatkan banyak dokumentasi foto, ada juga yang ingin menenangkan diri ataupun yang ingin berlibur mengisi waktu kosong.

Untuk kalian yang ingin mendai gunung pertama kali wajib sekali memperhatikan tips mendaki untuk pendaki pemula ini. Berikut tipsnya :

1. Mengecek lokasi pendakian
Ketahui kondisi lokasi yang akan didaki, seperti tempat, provinsi, akses transportasi apa saja yang akan digunakan untuk mencapai lokasi titik start pendakian. Jangan sampai salah menggunakan transportasi, bisa - bisa seharusnya ke basecamp pegunungan malah ke mall atau ke laut. Hahah. Gak banget kan.

2. Olahraga minimal sebulan sebelum pendakian
Usahakan sebelum melakukan pendakian gunung, sebisa mungkin minimal sebulan berolahraga terlebih dahulu. Walaupun hanya putar komplek atau putar lapangan sepak bola. Yang pasti jangan sampai badan kita merasa kaget baru pertama kali mendaki.

3. Bawa barang yang dibutuhkan
Bawalah barang - barang yang dibutuhkan untuk mendaki. Jangan sampai barang yang dirasa tidak penting dibawa hingga naik ke atas, yang bisa hanya bikin berat tas kamu saja.

4. Sleeping bag dan tenda
Gunung selalu memiliki suhu dingin pastinya. Pastikan membawa sleeping bag untuk diri sendiri dan juga pastikan setiap kelompok membawa tenda yang sesuai kapasitas dan juga bawalah tenda yang bisa menahan hawa dingin. Jangan sampai membawa tenda yang untuk berkemping di depan rumah, yang ada bisa - bisa masuk angin atau kena embun ataupun roboh di tengah malah. Kan ribet.

5. Membawa jaket sesuai kebutuhan
Sama halnya seperti sleeping bag dan tenda, bawalah sesuai kebutuhan. Untuk gunung gunakan jaket waterproof dan windproof hal ini guna untuk melindungi hujan dan menahan suhu dingin gunung.

Berikut tips dari kami semoga berguna.



Apabila membutuhkan informasi transportasi gunung slamet bisa menghubungi nomor ini 0812-8005-3166 (Whatsapp / SMS)

Tags : info gunung slamet terbaru, info pendakian gunung slamet desember 2023, status gunung slamet 2023, informasi gunung slamet, berita gunung slamet 2023, kondisi gunung slamet 2023, aktivitas gunung slamet, open trip gunung slamet 2023

Selasa, 24 April 2018

Cuaca di Pendakian Gunung Slamet Basecamp Bambangan

Untuk kalian yang sedang mencari informasi mengenai cuaca akhir - akhir ini di gunung slamet maka tepat sekali jika kalian berkunjung di artikel atau postingan blog ini. 

source : infopendaki.com


Cuaca atau perkiraan bulan april ini cukup bagus. Untuk para pecinta atau pemburu sunrise bisa menikmati nya dari pos 5, pos 7, plawangan maupun puncak. Jika menikmati sunrise di gunung slamet tidak di puncak kami kira sangat kurang sekali bukan. Tapi tidak perlu khawatir dibawah pun untuk menikmati sunrise pagi hari sudah cukup bahkan di basecamp Bambangan pun kalian bisa menyaksikan matahari muncul dari arah timur. Jika beruntung kalian bisa menikmati golden sunrise dan ditemani segelas kopi serta gorengan yang masih hanya.

Kapan kalian akan menikmati sunrise yang keren di Gunung Slamet Basecamp bambangan? Kami sarankan waktu yang pas si bisa antara bulan mei hingga bulan oktober karena dibulan - bulan itu Gunung Slamet bisa dibilang waktu yang pas.

Untuk informasi transportasi gunung slamet bisa menghubungi nomor ini 0812-8005-3166 (Whatsapp / SMS) 


Tags : info gunung slamet terbaru, info pendakian gunung slamet desember 2023, status gunung slamet 2023, informasi gunung slamet, berita gunung slamet 2023, kondisi gunung slamet 2023, aktivitas gunung slamet, open trip gunung slamet 2023

Sabtu, 03 Februari 2018

Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga

Jalur pendakian Gunung Slamet via bambabangan merupakan jalur favorit para pendaki Indonesia dan sangat direkomendasikan melalui jalur ini karena cukup aman dan terjangkau, baik transportasi maupun jalur pendakian.

Jalur basecamp bambangan terletak di kabupaten purbalingga jawa tengah, di desa kutabawa karangreja dan tepatnya berada di dukuh Bambangan. Dukuh bambangan memiliki alam yang subuh karena berada di tepat kaki gunung slamet. 
Selain jalur pendakian gunung slamet, di area ini terdapat beberapa tempat wisata juga seperti gardu pandang gunung slamet ataupun taman bunga berada di kutabawa.


Transportasi 
Jika dari luar kota bisa turun di Purwokerto lalu menggunakan kendaraan bus menuju ke Simpang Serayu setelah itu menggunakan kendaraan khusus pengantar pendaki dari simpang serayu menuju basecamp bambangan. Jika membutuhkan informasi transportasi dari Purwokerto bisa menghubungi 0823-2731-8551 (Whatsapp / SMS)

Jalur Pendakian.
Pendakian gunung slamet memiliki 9 pos, total pendakian berjarak 6.5KM dari basecamp hingga puncak. Setiap posnya  dengan jarak yang berbeda - beda. Berikut rincian antar pos dari basecamp hingga puncak. Membutuhkan kurang lebih 10 Jam dari Basecamp ke Puncak.

1. Basecamp - Pos 1 Pondok Gembirung 
2. Pos 1 - Pos 2 Pondok Walang
3. Pos 2 - Pos 3 Pondok Cemara
4. Pos 3 - Pos 4 Samaranthu
5. Pos 4 - Pos 5 Samyang Rankah
6. Pos 5 - Pos 6 Samyang Jampang
7. Pos 6 - Pos 7 Samyang Kendil
8. Pos 7 - Pos 8 Samyang Ketebonan
9. Pos 8 - Pos 9 Plawangan
10. Plawangan - Puncak


Sekian informasi dari Sekilas Gunung Slamet. Tunggu informasi kami berikutnya. Terimakasih

Selasa, 30 Januari 2018

Info Transportasi Gunung Slamet Bambangan Purbalingga

Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Basecamp Bambangan Purbalingga. Pasti kalian tahu dong Gunung Slamet itu dimana ? Ya Gunung Slamet berada di 5 Kabupaten, yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Jika di Jawa Tengah sendiri Gunung Slamet yang tertinggi, ketinggian mencapai 3428 MDPL.



Apabila kalian ingin ke Gunung Slamet transportasi termudah bisa menggunakan kereta api, kendaraan pribadi, dan bus. Jika menggunakan kereta api atau bus kalian bisa turun di Purwokerto selanjutnya bisa menyambung kendaraan lagi untuk ke basecamp bambangan Purbalingga. Untuk transportasi umum bisa menggunkan angkot, bus ¾ atau kendaraan kecil yang bisa menjangkau ke Basecamp Bambangan.

Jika dari Stasiun Purwokerto bisa menuju terminal terlebih dahulu untuk mencari bis tujuan Pertigaan Serayu Larangan, selanjutnya dari pertigaan serayu larangan ke basecamp bambangan bisa menggunakan ojek ataupun mobil yang khusus untuk membawa pendakian. Atau jika tidak ingin report pindah – pindah kendaraan kalian bisa menggunakan carter mobil dari Stasiun Purwokerto menuju ke Basecamp Gunung Slamet Bambangan. Jika menggunakan transportasi umum 2 – 2.5 Jam, sedangkan untuk carter kendaraan kurang lebih menempuh 1.5 hingga 2 jam saja. Memangkas waktu bukan ? Dan lebih nyaman pastinya.

Untuk informasi transportasi gunung slamet bisa menghubungi nomor ini 0812-8005-3166 (Whatsapp / SMS)

Tags : info gunung slamet terbaru, info pendakian gunung slamet desember 2023, status gunung slamet 2023, informasi gunung slamet, berita gunung slamet 2023, kondisi gunung slamet 2023, aktivitas gunung slamet, open trip gunung slamet 2023

Informasi Gunung Slamet - Basecamp Bambangan Purbalingga

Gunung Slamet merupakan salah satu gunung berapi atau gunung kerucut yang terdapat di Pulau Jawa. Gunung Slamet berada di 5 kabupaten, antara lain Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang. Gunung Slamet memiliki ketinggian 3428 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut)



Gunung Slamet terakhir akhit hingga status gunung menjadi level siaga medio-2009 yang membuat kawah sebelumnya kecil saat ini membesar dan berwarna dasar hijau muda.

Gunung Slamet ini sangat populer sekali oleh kalangan pendaki gunung. Banyak para pendaki gunung yang ingin menapakkan jejaknya di Gunung Tertinggi di Jawa Tengah ini. Walaupun dengan track yang cukup sulit, namun tidak mematahkan semangat bagi mereka yang berkinginan mencobanya. 

Bagaimana akses transportasi ke Gunung Slamet ? Jika kalian ingin ke gunung Slamet bisa memulai perjalanan dari Stasiun Purwokerto. Untuk menghemat waktu tempuh bisa menggunakan carter kendaraan untuk menuju ke Basecamp Bambangan. Selain harga terjangkau yang pasti tidak perlu repot - repot bergonta - ganti kendaraan. Jika dihitung - hitung pengeluaran untuk transportasi hampir sama antara menggunakaan transportasi umum ataupun carter. Untuk yang butuh transportasi bisa kontak nomor ini 0823-2731-8551 (Whatsapp / SMS) saja, nanti akan di bantu transportasi yang cocok untuk kalian.

Informasi Transportasi area Gunung Slamet Basecamp Bambangan 0812-8005-3166 (Whatsapp / SMS)


Tag : 
info gunung slamet terbaru, info pendakian gunung slamet desember 2023, status gunung slamet 2023, informasi gunung slamet, berita gunung slamet 2023, kondisi gunung slamet 2023, aktivitas gunung slamet, open trip gunung slamet 2023